Cara Menata Ruang Keluarga Agar Tidak Sempit

Cara Menata Ruang Keluarga Agar Tidak Sempit- Punya ruang keluarga yang sempit bisa jadi tantangan tersendiri saat menatanya agar tetap nyaman. Terlebih lagi jika anggota keluarga terbilang banyak dan aktivitas terpusat di situ.

Di masa lalu, rumah yang nyaman identik dengan rumah besar dan halaman luas. Suatu hal yang kini jarang dijumpai karena populasi manusia terus bertambah dan lahan semakin terbatas. Tinggal di rumah sempit atau apartemen jadi pilihan banyak keluarga masa kini. Meski demikian, tidak berarti kita tak bisa hidup nyaman di rumah sempit.

Dengan pengaturan seksama, rumah sempit pun bisa jadi tempat tinggal menyenangkan buat semua. Ruang keluarga yang tak seberapa luas pun bisa jadi ruang berkumpul dan beristirahat yang menenangkan jiwa raga. Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menata ruang keluarga Anda

Namun ruangan yang kecil bukan jadi penghalang untuk mendapatkan ruang keluarga nyaman. Asal tahu triknya, ruang keluarga berukuran kecil bisa tetap jadi tempat favorit seluruh keluarga. Yuk, simak tipsnya dari Ardan Hanafi, desainer interior sekaligus deputy communications & interior manager IKEA Indonesia.

1. Investasi di Furnitur Multifungsi

Tidak ada salahnya mengeluarkan uang lebih banyak untuk beberapa furnitur yang memiliki dua hingga tiga fungsi. Ardan menyarankan untuk menempatkan sofa yang juga bisa jadi tempat tidur, meja yang bagian atasnya bisa menjadi baki atau meja dengan fungsi penyimpanan di bawahnya.

"Satu furnitur bisa buat berbagai fungsi. Misalnya meja yang bisa dilipat dan dipanjangkan. Makan nggak harus di meja makan bisa di ruang keluarga," ujar Ardan mencontohkan jenis meja yang bisa dilipat dan dipanjangkan saat ingin menggantinya jadi neja makan.

2. Buat Sudut Khusus untuk Anak

Anak-anak biasanya lebih aktif. Agar aktivitas masing-masing anggota keluarga tidak terganggu meskipun berada di ruangan yang sama, ada baiknya disediakan pojok atau sudut khusus untuk anak. Anda bisa menempatkan bean bag atau karpet bernuansa ceria yang sudah dilengkapi berbagai alat penunjang aktivitas kegemaran anak.

"Pilih perabotan yang aman. Misalnya karpet bisa jadi kuda-kudaan atau meja bisa dibuat mereka jadi rumah-rumahan. Jadi jangan cuma bagus," terang Ardan.

3. Pilih Warna Netral

Tiap anggota keluarga tentu memiliki warna favoritnya masing-masing. Nah, untuk ruang keluarga sebaiknya pilih warna cat dinding yang paling mewakili personaliti keluarga. Amannya, pilihlah warna-warna netral seperti krem, beige, abu-abu muda atau putih. Jika ingin tetap berkreasi dengan warna favorit Anda bisa mengaplikasikannya pada aksesori misalnya bantal hias, karpet, frame foto atau pajangan.

4. Sediakan Personal Space

Ada kalanya anggota keluarga ingin memiliki me time tapi tidak harus selalu di kamar. Pilihlah sudut yang kira-kira paling tepat, lalu tempatkan perabotan atau furnitur di sana. Misalnya sofa kecil dengan meja komputer, ruang kerja mini atau karpet dengan bantal jumbo yang bisa untuk tempat tiduran santai. (hst/ami)

5. Cat ruangan warna terang

Warna putih, biru, kuning dan warna cerah lainnya menimbulkan efek luas pada sebuah ruangan. Cocok diterapkan untuk dinding ruang sempit, bahkan rumah secara keseluruhan. Namun, warna cerah juga menimbulkan kesan dinamis, sehingga seseorang yang berada di dalamnya kurang bisa mengistirahatkan pikiran. Tambahkan beberapa warna gelap sebagai penyeimbang. Pada gambar ini, hal itu diterapkan dengan penggunaan tirai warna abu-abu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara menata rumah agar terlihat rapi

Obat Alami Untuk Tipes

Manfaat Buah Bengkoang Untuk Kesehatan